C72 Bab 72 . II -Mimpi Basah
Xue Huan membelai wajahnya, sesekali akan mengecup puncak kepalanya. Lalu, berkali-kali pria itu akan membisikkan permohonan. Memohon agar dirinya bangun, membuka mata, memohon dan memohon. Meminta maaf karena anak panah yang melukainya, ya, anak panah itu ditembakkan atas perintahnya. Rasa bersalah dan penyesalan, serta rindu begitu melilit jiwanya.
Seperti biasa
