C88 Bab 88 . III - Hanya Satu Kali
"Setelah kembali dari perbatasan, aku terus menunggu kedatanganmu di istana," ujar Jia Zhen.
"Apakah janjimu masih berlaku?" tanya Aranjo.
Jia Zhen mengangguk. Bahkan dirinya akan dengan senang hati membuat janji lain untuk gadis ini.
"Paduka tahu, sakitku ini tidak ada hubungannya dengan perjalanan. Aku baik-baik saja, bahkan tubuhku terasa sangat bertenaga," jelas Aranjo antusias
