C50 Kefrustrasian Galih
Galih mengampiri Airin dan mengambil kembali ponselnya.
“Ririn, Tuan bilang apa?” tanya Galih penasaran. Dia sebenarnya tidak ingin ikut campur, tapi ekspresi di wajah Airin saat ini benar-benar mengkhawatirkan. Bahkan ada jejak air mata di pipinya.
Airin tersadar, lalu segera memasang senyum penuh misteri. “Biasa, masalah rumah tangga!” jawabnya
