C89 Chapter 89
Tungkai kakinya terayun mantap. Berjalan dengan penuh sumringah dengan sebouqet bunga berada dalam gendongannya. Angin sepoi-sepoi langsung menyambut dirinya, ketika menginjak pemakaman tersebut.
Jika Delisha tak pernah mengunjungi makam Cheryl, maka, Ayden adalah orang yang tak pernah absen. Setiap hari dia menyempati untuk melihat kuburan Cheryl
