C12 12
GADIS
Aku memasukkan beberapa pin di mesin yang menempel di pintu apartemenku.
“Mau mampir dulu?” Tanyaku saat aku berhasil membuka pintu.
“Pastilah.” Ucapnya yakin dan penuh semangat.
Aku berjalan ke arah sofa dengan langkah gontai. Memijat pelipisku dengan gerakan perlahan sambil memejamkan mataku.
“Sayang, kenapa?” Kavaleri menghampiriku dan berusaha menuntunku ke sofa
