C26 26
Aku menyambut kedatangan Kavaleri dengan sangat gembira. Dari dalam rumah aku berlari dan menabrakkan tubuhku ke tubuhnya sampai Kavaleri menggendong tubuhku.
“Suamikuu… Aku kangeeennn bangeettt!!!” Kavaleri menggerakkan tubuhnya ke kiri dan kanan, seperti menggendong bayi.
“Sama dong, aku juga kangen berat sama istriku ini!!!” Kava tak henti-hentinya mengecup pundak dan leherku
