C22 Bab 22 Ketemu Sahabat Lama
Ini"Mami, napa malem cekali puangnya." (Mama, mengapa malam sekali pulangnya) rengek Gagah, saat ia baru sampai teras rumahnya. Bocah cilik itu sudah menunggunya.
Ganis berjongkok, mengimbangi tinggi tubuh anaknya. "Iya sayang, Mami lagi banyak kerjaan di kantor. Kenapa Gagah ada di luar, menunggu Mami, ya?" tangannya terulur mengelus pipinya dengan penuh rasa sayang
