C19 Kisah 18
Terdengar suara sang kakek tergelak. Dia bangkit dari amben dan berjalan ke luar sambil berucap, “Jangan terlalu dipikirkan. Biarlah itu menjadi urusan kami yang tua-tua. Biarlah saja para warok di luar sana menamai kami bandit merah dan menganggap kami sebagai musuh bebuyutan mereka. Asalkan, anak-anak ini bisa diselamatkan.”
Tangis pemuda kembali pecah
