C22 22
POV author
Huruf miring itu suara Alika.
"Kamu nyerah sama hubungan kita?" Tanya Diana dengan nada tak percaya.
"Kita sudah pernah bahas ini."
"Tapi aku tidak pernah setuju." Dia menggeleng, lalu jemarinya sempat mampir ke sudut matanya untuk mengusap embun yang terbentuk.
"Aku tidak perlu persetujuan kamu. Sama seperti kamu, tidak pernah mempertimbangkan persetujuanku waktu itu
