C17 Rencana
Keesokan harinya, Amadea dan Kaisan bertemu di sebuah kafe kecil yang nyaman, duduk di sudut dengan secangkir kopi di hadapan mereka. Cahaya matahari pagi menyelinap melalui jendela, menciptakan aura yang hangat dan mengundang. Mereka membawa buku catatan dan pena, siap untuk merencanakan hari yang tak terlupakan.
“Jadi,” Amadea memulai, semangatnya tak kunjung padam, “kita butuh saksi
